
TERNATE, KOWAR.CO.ID-Warga lingkungan Perkuburan Islam Ternate RT 04, Kelurahan Makassar Barat, Kota Ternate, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Ternate Jamian Kolengsusu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, sejumlah tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi warga untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam kegiatan tersebut, KH Muhammad Saleh Sakola menyampaikan pencerahan keagamaan kepada jamaah. Ia menekankan pentingnya menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiahnya, KH Muhammad Saleh Sakola mengutip sabda Nabi Muhammad SAW:

“Innamā bu‘itstu li-utammima makārimal-akhlāq.”
Yang berarti, “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.”
Menurutnya, hadis tersebut mengingatkan bahwa salah satu misi utama Rasulullah SAW adalah menyempurnakan akhlak manusia.
Karena itu, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah harus diwujudkan dalam kehidupan nyata, terutama dalam hubungan antar sesama.
Ia mengajak masyarakat untuk menjaga persaudaraan, menghormati sesama, saling membantu, memperkuat silaturahmi, serta menghindari sikap yang dapat memicu perselisihan dan perpecahan.
“Cinta kepada Rasulullah jangan hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan melalui akhlak dan perbuatan,” menjadi pesan yang mengemuka dalam pencerahan tersebut.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan lantunan shalawat dan doa bersama. Suasana semakin semarak dengan penampilan tarian Samra dan pembacaan puisi oleh warga.
Perpaduan antara syiar keagamaan, seni, dan budaya tersebut menjadi bagian dari kebersamaan warga dalam memaknai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Melalui momentum tersebut, warga berharap kecintaan kepada Rasulullah SAW terus tumbuh dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Maulid pun menjadi pengingat bahwa keteladanan Rasulullah SAW tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus dihidupkan melalui akhlak, sikap, dan perbuatan. (Tim)












Tinggalkan Balasan