TERNATE, KOWAR.CO.ID-Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Ahli Konstruksi yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara.

Pembukaan dilakukan melalui Bidang Jasa Konstruksi sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pembangunan.

Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi, Profesionalisme, dan Daya Saing Tenaga Kerja Konstruksi Menuju Konstruksi Indonesia Maju”. Dalam sambutannya, Wagub Sarbin Sehe menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas PUPR dalam menyelenggarakan pelatihan strategis ini.

Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi tenaga ahli merupakan fondasi utama untuk mewujudkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan di Maluku Utara.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri kesempatan berharga ini. Jangan jadikan pelatihan ini sekadar formalitas atau pemenuhan administrasi semata. Jadikanlah momen ini sebagai langkah nyata untuk mengasah kemampuan, sehingga kalian benar-benar menjadi tenaga ahli yang kompeten dan profesional,” ujar Sarbin Sehe.

Wagub juga berharap agar ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diaplikasikan secara maksimal di lapangan. Menurutnya, tenaga ahli konstruksi yang bersertifikat dan berkompetensi tinggi akan memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan ini diikuti oleh sejumlah praktisi dan ASN di bidang konstruksi dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara. Melalui materi yang komprehensif dan uji sertifikasi yang ketat, para peserta diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional dan berkontribusi langsung terhadap visi “Konstruksi Indonesia Maju”.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara serta para peserta pelatihan. Dengan dibukanya acara ini secara resmi, diharapkan semangat profesionalisme dan integritas dalam dunia jasa konstruksi di Maluku Utara semakin meningkat. (Tim)