
TERNATE, KOWAR.CO.ID-Ambisi seorang pemuda berinisial RAV untuk mengedarkan narkotika kandas di tengah jalan. Rencana jahatnya terbongkar setelah Unit 2 Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara (Malut) melakukan penggerebekan tepat di depan Toko Makmur Utama, Kelurahan Makassar Timur, Kecamatan Ternate Tengah, pada Jumat (11/9) dini hari.
Penangkapan yang terjadi sekitar pukul 01.15 WIT ini bermula dari kepekaan masyarakat yang melaporkan aktivitas mencurigakan di kawasan pertokoan tersebut. Merespons laporan itu, tim opsnal langsung meluncur ke lokasi dan melakukan pemantauan ketat.
Gerak-gerik gelisah RAV menjadi titik awal kejatuhannya. Saat didekati dan dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan satu sachet kecil berisi narkotika jenis sabu seberat 0,16 gram yang masih tergenggam erat di tangan kanannya.
Namun, penangkapan ini tidak berhenti di situ. Dalam interogasi awal, RAV mengakui bahwa barang haram tersebut dibeli dari temannya berinisial A. Ia juga dengan jujur mengungkapkan bahwa di kamarnya masih tersimpan stok lain berupa alat hisap (bong) dan satu sachet tembakau sintetis seberat 0,76 gram.
Tak membuang waktu, tim penyidik bersama saksi masyarakat langsung menuju kamar terlapor untuk melakukan penggeledahan. Hasilnya, seluruh barang bukti yang disebutkan memang ada di sana. Langkah pengembangan pun terus digulirkan dengan menyasar rumah terlapor A untuk membongkar jaringan pasokan yang lebih besar.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan bukti nyata komitmen kepolisian dalam membersihkan Maluku Utara dari peredaran gelap narkotika.
“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara serius,” tegas Hadi.
Dengan status tersangka yang sudah melekat dan hasil tes urine positif MET, nasib RAV kini berada di tangan hukum. Namun, bagi penyidik, kasus ini belum usai. Fokus penyelidikan kini bergeser ke inisial A, teman yang disebut sebagai pemasok, dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkoba di Kota Ternate secara tuntas. (Tim)












Tinggalkan Balasan