TERNATE, KOWAR.CO.ID-Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Maluku Utara mulai mematangkan persiapan menuju Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) IX di Palu, Sulawesi Tengah, 2027. Tahap awalnya dilakukan melalui konsolidasi seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) sebelum menghadapi Festival Olahraga Masyarakat tingkat Provinsi (Forprov) tahun ini.

Konsolidasi itu dikemas melalui program Bincang Bugar bersama para ketua Inorga di kawasan wisata kuliner Kananga, Ternate, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIT.

Selain menjadi ruang silaturahmi, forum tersebut menjadi arena dialog untuk memetakan kondisi masing-masing Inorga, sekaligus memperkuat kolaborasi dan sinergitas dalam menghadapi agenda olahraga masyarakat di tingkat daerah maupun nasional.

Pertemuan yang dipandu Wakil Ketua II KORMI Malut, Ahmad S. Kamis, memberikan kesempatan kepada para ketua Inorga menyampaikan pendapat, saran dan koreksi terkait pembinaan serta pengembangan organisasi.

Ketua SDMI Maluku Utara yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ternate, Sutopo Abdullah, mengapresiasi langkah KORMI Malut yang terus mendorong konsolidasi Inorga.

Menurut Sutopo, keterbatasan anggaran tidak semestinya menghambat semangat pegiat olahraga masyarakat untuk berprestasi. Ia mencontohkan capaian Maluku Utara pada Fornas XIII 2025 di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Kita tidak boleh berkecil hati dengan anggaran terbatas. Semangat berprestasi jangan kendor. Insya Allah, Fornas tahun depan di Palu, pegiat SDMI bertambah dan target juara,” ujar Sutopo.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua IOSKI Maluku Utara, Sri Haryanti Hatari. Asisten II Bidang Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Pemprov Malut itu menyampaikan terima kasih kepada KORMI Malut atas pembinaan dan arahan yang diberikan kepada Inorga.

Sebagai ketua baru IOSKI, Sri mengatakan dirinya tengah fokus melakukan pembenahan sekaligus konsolidasi kepengurusan.

“Sebagai ketua baru, tentunya saya butuh arahan dan bimbingan dari pengurus KORMI Malut. IOSKI tanpa KORMI tidak berarti apa-apa,” ungkap Sri.

Sementara itu, Ketua KORMI Maluku Utara, Saifuddin Djuba, meminta seluruh Inorga mulai menyiapkan rencana program masing-masing sebagai bagian dari persiapan menuju Forprov dan Fornas 2027.

Menurut Saifuddin, Forprov tahun ini menjadi tahapan penting sebelum KORMI Malut menghadapi Fornas IX di Palu. Karena itu, seluruh Inorga diminta mengambil peran aktif dalam persiapan dan pelaksanaan agenda tersebut.

“Semoga saja dana yang kami ajukan tidak dikorek terlalu jauh. Apalagi permohonannya sangat rasional, disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan. Meski dana terbatas, kita sukses mengharumkan nama daerah di pentas nasional di NTB tahun 2025. Di Palu nanti saya optimis prestasinya meningkat dan medali pun bertambah,” ungkap mantan Kadispora Malut tersebut.

Dengan Forprov sebagai tahapan persiapan, KORMI Malut kini mendorong Inorga memperkuat konsolidasi, menyusun program pembinaan dan memetakan potensi pegiat yang akan diproyeksikan menghadapi Fornas 2027. (Tim)